Mahasiswa Farmasi UMRI Sosialisasikan Bela Negara kepada Siswa SMA Negeri 5 Pekanbaru

PEKANBARU|Jurnalimedia.com – Mahasiswa Program Studi Farmasi Fakultas Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam dan Kesehatan (FMIPAKES) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) melaksanakan kegiatan sosialisasi bertema “Bela Negara di Era Digital” kepada siswa kelas XI SMA Negeri 5 Pekanbaru, yang berlokasi di Jalan Bawal No. 43, Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru.

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai pentingnya sikap bela negara, menumbuhkan rasa cinta tanah air, meningkatkan kepedulian terhadap bangsa, serta membangun kesadaran sebagai generasi penerus yang memiliki tanggung jawab dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sosialisasi tersebut merupakan bagian dari pemenuhan tugas Mata Kuliah Kewarganegaraan yang diampu oleh dosen Ilham Hudi, S.Pd., M.Pd. Kegiatan dilaksanakan oleh Kelompok 3 yang beranggotakan Jeniah Simanjuntak (250205175), Zahara Ruth Rares (250205190), Aisyah Azahra (250205193), Elsilia Ika Purwasih (250205195), Dini Rahma Aulia (250205196), Liza Hazahri (250205200), M. Raka Fazari (250205202), dan Bagus Pratama Oktora (250205210).

Dalam pemaparannya, mahasiswa menjelaskan bahwa bela negara merupakan tekad, sikap, dan tindakan yang dilakukan secara teratur, menyeluruh, terpadu, dan berkelanjutan yang dilandasi oleh cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, serta keyakinan terhadap Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Bela negara tidak hanya berkaitan dengan aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga menjadi bentuk pengabdian serta tanggung jawab setiap warga negara dalam menjaga keberlangsungan bangsa.

Para mahasiswa juga menyampaikan bahwa nilai-nilai bela negara dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Sikap mencintai tanah air, bangga sebagai bangsa Indonesia, menjaga persatuan dan kesatuan, menghormati keberagaman, serta menjaga ketertiban merupakan bentuk nyata implementasi bela negara dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, dijelaskan pula dasar hukum bela negara yang tertuang dalam Pasal 27 Ayat (3) dan Pasal 30 Ayat (1) UUD 1945, yang menegaskan bahwa setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pertahanan dan keamanan negara. Dengan demikian, bela negara merupakan hak sekaligus kewajiban seluruh warga negara Indonesia tanpa terkecuali.

Dalam sesi materi, mahasiswa menekankan bahwa bela negara tidak selalu diwujudkan melalui tindakan fisik atau kegiatan militer. Bagi pelajar, bela negara dapat dilakukan melalui sikap disiplin, menaati peraturan sekolah, belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga nama baik sekolah, menghargai perbedaan, serta berperilaku positif di lingkungan sekitar.

Mahasiswa juga mengajak para siswa untuk memahami pentingnya peran generasi muda dalam menghadapi perkembangan zaman yang semakin modern. Di era digital saat ini, semangat bela negara dapat diwujudkan melalui penggunaan teknologi dan media sosial secara bijak. Pelajar diharapkan mampu menjadi pengguna teknologi yang cerdas dengan menyaring informasi sebelum membagikannya, menghindari penyebaran berita bohong (hoaks), tidak melakukan tindakan negatif di dunia maya, serta memanfaatkan media sosial untuk hal-hal yang bermanfaat.

Lebih lanjut, dijelaskan bahwa perkembangan teknologi membawa dampak positif maupun negatif bagi masyarakat. Dampak positifnya antara lain mempermudah komunikasi, memperluas wawasan, dan menjadi sarana berbagi informasi yang bermanfaat. Namun, teknologi juga dapat menimbulkan dampak negatif seperti penyebaran informasi palsu, perundungan siber (cyberbullying), penyalahgunaan teknologi, hingga masuknya budaya asing yang tidak sesuai dengan nilai-nilai bangsa.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para siswa SMA Negeri 5 Pekanbaru menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan aktif mengajukan berbagai pertanyaan terkait penerapan nilai-nilai bela negara di lingkungan sekolah, keluarga, maupun dalam aktivitas bermedia sosial.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, mahasiswa FMIPAKES UMRI berharap para siswa SMA Negeri 5 Pekanbaru semakin memahami bahwa bela negara tidak harus diwujudkan melalui tindakan besar, melainkan dapat dimulai dari kebiasaan-kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari. Dengan semangat cinta tanah air, disiplin, dan tanggung jawab, generasi muda diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan serta kemajuan bangsa Indonesia.

(Rilis FMIPAKES UMRI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *